Pernah denger atau tahu tentang "kabupaten Jembrana" gak??? hmmmm...kabuten ini niyyy terletak di Provinsi BALI, merupakan salah satu kabupaten TERBAIK di Indonesia!!!! siapa sangka kabupaten yang PAD (baca: Pendapatan Asli Daerah) lebih rendah di banding daerah2 yang lain di sekitar BALI....,tapi justru bisa menjadi kabupaten terbaik, karena pengelolaan PAD yang LLuaRRrr Biasaaa (hehehe,lebay banged!!!), ok lets take a look:
Keberhasilan Pemerintah Jembrana dalam mengelola wilayah nya telah menjadi daya tarik tersendiri yang perlu ditiru dan diikuti oleh daerah-daerah lainnya. Daya tarik ini juga diperngaruhi oleh kenyataan bahwa Jembrana bukanlah termasuk daerah yang Kaya, justru sebaliknya, Jembrana tergolong dalam kabupten miskin di Bali. Hal ini dapat dilihat dari pendapatn asli daerah (PAD) yang sangat kecil disbanding Kabupaten/Kota lainnya di Bali. tahun 2000, PAD Jembrana hanya sekitar Rp 1 miliar. Ketika kabupaten itu dipimpin Bupati I Gede Winasa, PAD-nya merangkak naik menjadi Rp 4,7 miliar (2001). Selanjutnya menjadi Rp 6 miliar (2002), lalu Rp 9,2 miliar (2003). Begitu seterusnya, dan tahun 2006 ini mencapai sekitar Rp 11,2 miliar. Akan tetapi, meski terus mengalami kenaikan, PAD Jembrana tidak ada apa-apanya dibanding dengan Denpasar, apalagi Badung. Pada saat bersamaan PAD kedua daerah itu di atas Rp 250 miliar(yang katanya sich kota terkaya kedua di Indonesia).
Berdasarkan pasal 14 Undang-undang 32 tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah maka setiap daerah kabupaten/kota diberika kewajiban untuk melakukan urusan pemerintah daerah yang meliputi:
a. perencanaan dan pengendalian pembangunan;
b. perencanaan, pemanfaatan, dan pengawasan tata ruang;
(bla bla bla bal.. .beribet amat sich... Heheheh .. .gnie aja. Nieh contoh real mengapa Kabupaten Jembrana dikatakan Kabupaten Unggul)
Cekidot!!!
1. Bidang Pendidikan
Di tengah keterbatasan PAD daerahnya, Jembrana sejak tahun 2001 berani membebaskan siswa sekolah negeri dari biaya SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) sejak tingkat SD hingga SMU atau sederajat. Bahkan, para siswa juga dibantu dengan buku-buku paket pelajaran. Sedangkan untuk sekolah swasta, Pemkab Jembrana menyediakan bantuan berupa beasiswa bagi sejumlah siswa berprestasi. (Gimana Gan???, kebayang gak.. Gue dari SD gak pernah tuh mikir yang namanya SPP, etc)
2. Bidang Kesehatan
Dengan program JKJ ini maka masyarakat dibebaskan dari biaya pelayanan kesehatan dasar, seperti biaya rawat jalan dari kunjungan ke puskesmas atau rumah sakit.Biaya kesehatan baru dipungut secara normal ketika penderita harus rawat inap, namun tetap saja ada pengecualian pelayanan gratis bagi mereka yang benar-benar dari keluarga miskin. (Udah gak jaman yang miskin kudu ke Dukun Gan!)
3. Bidang Ekonomi (Peningkatan Daya Beli Masyarakat
Membuka kesempatan kerja bagi masyarakat baik di dalam maupun di luar negeri maupun Peningkatan pendapatan Masyarakat melalui pemberdayaan Kelompok-kelompok masyarakat (Pokmas) dengan bantuan peralatan kerja.
4. Program Terobosan Pemerintah Jembrana
Untuk meningkatkan perekonomian dan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat Kabupaten Jembrana berusa mencari trobosan-trobosan yang ditungkan dalam suatu program inovasi. Disamping program unggulan ada beberapa program trobosan lainya diantaranya : KTP Gratis dan Asuransi Jiwa, Ambulan Gratis, Pelayanan Angkutan Umum Malam Hari, Dan yang paling penting Jembrana Merupakan Kabupaten di Indonesia yang Pertama Kali Melakukan Terobosan Menyling Air Laut Menjadi Air Mineral. (Waahhhh, sumber daya berlimpahhh bgttt" nieee gaannnn.....)
Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa otonomi daerah sebagai amanat dari Undang-Undang Dasar Republik Indonesia seharusnya dapat dijadikan sebagai kesempatan utuk melakukan pembangunan dalam suatu daerah secara luas dan maksimal. Karena pada dasarnya otonomi daerah telah memberikan kesemptan seluas-luasnya kepada pemerintah daerah untuk mengatur, mengurus, dan mengelola sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat daerah masing-masing. Dengan demikian, setiap daerah dapat menjadi mandiri dan tidak selalu bergantung pada pusat. Dengan kemandirian yang dimiliki oleh tiap-tiap daerah, maka diharapkan daerah-daerah tersebut dapat berlomba-lomba untuk memajukan dan mengembangkan daerah nya masing-masing.
Yupssss, keren bangeddd kan pembangunan dan perbaikan sistem birokrasi di kabupaten Jembrana????? seandainya semua bupati,walikota,gubernur,mentri,dll,dsb,dkk...,juga meniru langkah jitu dari kabupaten Jembrana, I'm sure 100%...this Indonesia would be even Greater!!!!! keep dreaming and trying, for a better Indonesia!!!! Merdeka!!!!!
Keberhasilan Pemerintah Jembrana dalam mengelola wilayah nya telah menjadi daya tarik tersendiri yang perlu ditiru dan diikuti oleh daerah-daerah lainnya. Daya tarik ini juga diperngaruhi oleh kenyataan bahwa Jembrana bukanlah termasuk daerah yang Kaya, justru sebaliknya, Jembrana tergolong dalam kabupten miskin di Bali. Hal ini dapat dilihat dari pendapatn asli daerah (PAD) yang sangat kecil disbanding Kabupaten/Kota lainnya di Bali. tahun 2000, PAD Jembrana hanya sekitar Rp 1 miliar. Ketika kabupaten itu dipimpin Bupati I Gede Winasa, PAD-nya merangkak naik menjadi Rp 4,7 miliar (2001). Selanjutnya menjadi Rp 6 miliar (2002), lalu Rp 9,2 miliar (2003). Begitu seterusnya, dan tahun 2006 ini mencapai sekitar Rp 11,2 miliar. Akan tetapi, meski terus mengalami kenaikan, PAD Jembrana tidak ada apa-apanya dibanding dengan Denpasar, apalagi Badung. Pada saat bersamaan PAD kedua daerah itu di atas Rp 250 miliar(yang katanya sich kota terkaya kedua di Indonesia).
Berdasarkan pasal 14 Undang-undang 32 tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah maka setiap daerah kabupaten/kota diberika kewajiban untuk melakukan urusan pemerintah daerah yang meliputi:
a. perencanaan dan pengendalian pembangunan;
b. perencanaan, pemanfaatan, dan pengawasan tata ruang;
(bla bla bla bal.. .beribet amat sich... Heheheh .. .gnie aja. Nieh contoh real mengapa Kabupaten Jembrana dikatakan Kabupaten Unggul)
Cekidot!!!
1. Bidang Pendidikan
Di tengah keterbatasan PAD daerahnya, Jembrana sejak tahun 2001 berani membebaskan siswa sekolah negeri dari biaya SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) sejak tingkat SD hingga SMU atau sederajat. Bahkan, para siswa juga dibantu dengan buku-buku paket pelajaran. Sedangkan untuk sekolah swasta, Pemkab Jembrana menyediakan bantuan berupa beasiswa bagi sejumlah siswa berprestasi. (Gimana Gan???, kebayang gak.. Gue dari SD gak pernah tuh mikir yang namanya SPP, etc)
2. Bidang Kesehatan
Dengan program JKJ ini maka masyarakat dibebaskan dari biaya pelayanan kesehatan dasar, seperti biaya rawat jalan dari kunjungan ke puskesmas atau rumah sakit.Biaya kesehatan baru dipungut secara normal ketika penderita harus rawat inap, namun tetap saja ada pengecualian pelayanan gratis bagi mereka yang benar-benar dari keluarga miskin. (Udah gak jaman yang miskin kudu ke Dukun Gan!)
3. Bidang Ekonomi (Peningkatan Daya Beli Masyarakat
Membuka kesempatan kerja bagi masyarakat baik di dalam maupun di luar negeri maupun Peningkatan pendapatan Masyarakat melalui pemberdayaan Kelompok-kelompok masyarakat (Pokmas) dengan bantuan peralatan kerja.
4. Program Terobosan Pemerintah Jembrana
Untuk meningkatkan perekonomian dan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat Kabupaten Jembrana berusa mencari trobosan-trobosan yang ditungkan dalam suatu program inovasi. Disamping program unggulan ada beberapa program trobosan lainya diantaranya : KTP Gratis dan Asuransi Jiwa, Ambulan Gratis, Pelayanan Angkutan Umum Malam Hari, Dan yang paling penting Jembrana Merupakan Kabupaten di Indonesia yang Pertama Kali Melakukan Terobosan Menyling Air Laut Menjadi Air Mineral. (Waahhhh, sumber daya berlimpahhh bgttt" nieee gaannnn.....)
Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa otonomi daerah sebagai amanat dari Undang-Undang Dasar Republik Indonesia seharusnya dapat dijadikan sebagai kesempatan utuk melakukan pembangunan dalam suatu daerah secara luas dan maksimal. Karena pada dasarnya otonomi daerah telah memberikan kesemptan seluas-luasnya kepada pemerintah daerah untuk mengatur, mengurus, dan mengelola sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat daerah masing-masing. Dengan demikian, setiap daerah dapat menjadi mandiri dan tidak selalu bergantung pada pusat. Dengan kemandirian yang dimiliki oleh tiap-tiap daerah, maka diharapkan daerah-daerah tersebut dapat berlomba-lomba untuk memajukan dan mengembangkan daerah nya masing-masing.
Yupssss, keren bangeddd kan pembangunan dan perbaikan sistem birokrasi di kabupaten Jembrana????? seandainya semua bupati,walikota,gubernur,mentri,dll,dsb,dkk...,juga meniru langkah jitu dari kabupaten Jembrana, I'm sure 100%...this Indonesia would be even Greater!!!!! keep dreaming and trying, for a better Indonesia!!!! Merdeka!!!!!




0 comments:
Silakan Bekomentar.!!!
Semakin banyak berkomentar, semakin banyak backlink, semakin cinta Search Engine terhadap blog anda
Posting Komentar